Oleh : Qonita Salma Safira (213111036)
Definisi Ikhlas
Secara etimologi, ikhlas adalah kemurnian yang tidak dicampuri hal-hal yang menjadi tujuan. Dalam ajaran tasawuf keikhlasan merupakan sesuatu yang dibutuhkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ikhlas merupakan sebuah kunci dari amalan yang kita jalankan sehari-hari demi menjalankan semua amalan dan mendapatkan syafaat dari Allah SWT.Oleh karena itu, dalam menjalankan suatu pekerjaan, baik ibadah maupun pekerjan sehari-hari, ada baiknya kita juga belajar bagaimana agar pekerjaan yang kita jalani menjadi berkah dan pahala bagi kita didasari dengan rasa ikhlas.
Ikhlas Menurut Para Ulama
Menurut Al-Ghazali menyatakan bahwa amal yang dilakukan karena mengharap imbalan surga, Bahkan menurut hakikatnya, bahwa tidak dikehendaki dengan amal itu selain wajah Allah SWT dan itu adalah isyarat kepada keikhlasan orang-orang yang benar (al-siddiqi), yaitu keikhlasan mutlak.
Menurut Abu Thalib Al-Makkikhlas merupakan pemurnian agama sehingga tidak mengikuti hawa nafsunya dan tidak berperilaku yang menyimpang atau tercela. Memumikan amal dari sifatsifat tercela atau penyakit hati. Memurnikan atau menjaga ucapan dari kata-kata yang kurang baik seperti riya dan memurnikan akhlak dengan cara menjalankan apa yang sudah diperintahkan dan disukai oleh Allah SWT Menurut Al-Qusyairi ikhlas adalah penunggalan Al-Haqq dalammengarahkan semua orientasi ketaatan. Dengan ketaatannya dimaksudkan untuk mendekatkan diri kepada Allah semata tanpa yang lain, tanpa dibuat-buat, tanpa ditujukan untuk makhluk, tidak untuk mencari pujian manusia atau makna-makna lain selain pendekatan diri kepada Allah.
Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani mengartikan ikhlas adalah bahwasanya orang-orang mencintai Allah tentu akan di cintai Allah pula. Oleh karena itu, Allah mencintai mereka, menguasakan mereka, dan menguatkan mereka di atas cinta orang lain. Mereka saling menolong atas dasar seruan yang benar.
Dalil Tentang Ikhlas
الذين ينفقون أمولهم في سبيل الله ثم لا يتبعون ما انفقوا ميا ولا الى " لهم أجرهم عند ربهم ولا
الخوف عليهم ولا هم يحزنون Artinya: "Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian tidak mengiringi apa yang dia infaknya itu dengan menyebut- nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati (QS. Al-Baqarah [2]: 262)
Al-A'Raf Ayat 29
قل أمر ربى بالقسط وأقيموا وجوهكم عند كل مسجد وانغوة مخلصين له الدين كما بناكم تعوذون ٣٩
Artinya: "Katakanlah, Tuhanku menyuruhku berlaku adil. Hadapkanlah wajahmu (kepada Allah) pada setiap shalat, dan sembahlah Dia dengan mengikhlaskan ibadah semata-mata hanya kepada-Nya.Kamu akan dikembalikan kepada-Nya sebagaimana kamu diciptakan semula."(QS. Al- Araf [7]: 29).
Tingkatan Ikhlas
1. Khawasul Bhawa
Saat ia beribadah tidak ada motivasi atau tendensi apa pun, kecuali mengharap ridha dari Allah SWT la beribadah untuk menegaskan sifat kehambaannya.
2. Khawasul
Seorang hamba beribadah semata mata untuk mencari keuntungan akhirat. Tidak ada motivasi sedikitpun untuk mencari keuntungan duniawi Namun, di dalam hatinya masih ada keinginan untuk memperoleh pahala, surga, dan lain sebagai nya.
3. Awam
Beribadah kepada Allah, tetapi masih disertai mencari keuntungan duniawi dan ukhrawi
Contoh Sikap dan Perilaku Ikhlas
Saat ia beribadah tidak ada motivasi atau tendensi apa pun, kecuali mengharap ridha dari Allah SWT la beribadah untuk menegaskan sifat kehambaannya.
Seorang hamba beribadah semata mata untuk mencari keuntungan akhirat. Tidak ada motivasi sedikitpun untuk mencari keuntungan duniawi Namun, di dalam hatinya masih ada keinginan untuk memperoleh pahala, surga, dan lain sebagainya
Beribadah kepada Allah, tetapi masih disertai mencari keuntungan duniawi untuk melakukan perbuatan terpuji dan tidak dipamerkan kepada orang lain.
Selalu berhati-hati dalam bertindak atau berperilaku. Ikhlas dalam beribadah, semata-mata karena Allah Swt.
Tidak pernah membedakan antara amal besar dan amal kecil.
Tidak mengharapkan pujian atau sanjungan dari orang lain.
Tidak menghitung-hitung apalagi mengungkit-ungkit kebaikan yang pernah diberikan kepada orang lain.
Definisi Syukur
Syukur berasal dari bahasa Arab yaitu dari kata shakara- yashkuru ukran yang artinya terima kasih. Dalam mus Besar Bahasa Indonesiasyukur diartikan sebagai: rasa terima masih, .0l
Definisi Syukur
Syukur berasal dari bahasa Arab yaitu dari kata shakara- yashkurushukran yang artinya terima kasih. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesiasyukur diartikan sebagai: rasa terima kasih kepada Allah dan untunglah (menyatakan lega, senang dan sebagainya).
Secara istilah syukur adalah ungkapan terima kasih kepada Allah dengan cara melaksanakan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya dan memanfaatkan semua anugerah-Nya dengan benar
Syukur Menurut Para Ulama'
⚫ Ibnu Ujaibah, syukur adalah kebahagiaan hati atas nikmat yang diperoleh, dibarengi dengan pengarahan seluruh anggota tubuh.
Sayyid, syukur adalah mempergunakan semua nikmat yang telah diberikan Allah.
• Ibnu Alan as-Sidiqi, syukur adalah pengakuan atas nikmat dan suka membantu. Abu Bakar al-Warag, syukur adalah memperhatikan pemberian dan menjaga kehormatan.
• Hamdun al-Qassar, syukur adalah memperhatikan dirinya meskipun tidak diundang. Abu Ali Daqaq, syukur adalah pengakuan terhadap nikmat yang telah diberikat Allah kepadanya dengan kedudukannya. Imam Ghazali, syukur adalah menggunakan nikmat Allah sesuai dengan maksud pemberian-Nya
Dalil Tentang Syukur Al Baqarah Ayat 172
يا أيها الذين آمنوا كلوا من طيبات ما رزقناكم واشكروا لله إن كُنتُم إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik- baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.
Q.S Lukman Ayat 12
11
غني حميد
ولقد اتينا لقمان الحكمة أن أشكر الله ومن يشكر فإنما يشكر لنفسه ومن كفر فإن الله
Sungguh, Kami benar-benar telah memberikan hikmah kepada Luqman, yaitu, "Bersyukurlah kepada Allah! Siapa yang bersyukur, sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri. Siapa yang kufur (tidak bersyukur), sesungguhnya Allah Mahakaya lagi Maha Terpuji."
Hadist Tentang Syukur
Hadist Ibnu Abbas
Dari Ibnu Abbas, dia berkata: "Rasulullah SAW bersabda," Dua kenikmatan yang kebanyakan manusia tertipu olehnya, yaitu kesehatan dan waktu luang."
Hadist Imam Al-Ghazali
Rasulullah bersabda, "Barangsiapa yang mengatakan subhanallah, maka baginya 10 kebaikan. Barangsiapa yang mengucapkan laa ilaha illallah, maka baginya 20
Tingkatan Syukur
1. ulkhawwas
syukur adalah melihat kepada Sang Pemberi nikmat dan bukan melihat kepada nikmat
2. khawash
Mereka bersyukur kepada Allah atas nikmat dan musibah, dan mereka mengakui karunia dan nikmat-Nya yang mereka terima dalam semua keadaan.
Mereka hanya bersyukur kepada Allah atas nikmat saja.
3. awamm
Contoh Sikap dan Perilaku Syukur
1. Tidak iri dengan apa yang didapatkan oleh orang lain
2. Selalu belajar Ikhlas,
3. Tidak iri dengan apa yang didapatkan oleh orang lain
4. Menjaga kesehatan tubuh, tubuh yang sehat adalah salah satu berkat yang diberikan Tuhan kepada makhluk hidup
5. Membiasakan berpikiran positif
No comments:
Post a Comment