Saturday, September 17, 2022

HUBUNGAN AKHLAK DAN TASAWUF

 HUBUNGAN AKHLAK DAN TASAWUF

Hubungan Akhlak Dan Tasawuf Dengan Ilmu Ilmu Ilmiyah

Oleh : Qonita Salma Safira (213111036) PAI 3A

 

1). Akhlak, Tasawuf, dan Etika

Etika : Ilmu yang mempelajari aktivitas horizontal manusia dalam kaitannya dengan sistem nilai, baik maupun buruk. Yangmana ukuran baik dan buruk dikerangkakan menurut akal pikir manusia.

Ø  Persamaan dan Perbedaan Akhlak, Tasawuf, dan Etika :

Adanya keharusan lahirnya sebuah aktivitas.

Ø  Perbedaan Akhlak, Tasawuf, dan Etika :

- Akhlak dan tasawuf : Aktivitas yang dipastikan lahir dari kondisi Jiwa yang dipijakkan pada suruhan Allah dan Rosul. Serta diorientasikan untuk mendapatkan ridha Allah SWT.

- Etika : Aktivitas yang berhenti ditingkat horizontal.

Ø  Hubungan Akhlak, Tasawuf, dan Etika

- Ada baiknya, bila aktivitas akhlak dan tasawuf tidak meninggalkan etika selama tidak bertentangan dengan suruhan Allah SWT. Dan rasul-Nya.

- Aktivitas etika tidak meninggalkan akhlak dan tasawuf, agar aktivitas yang dilahirkan tidak mejadi beban dosa yang menganggu kondisi psikis pelakunya karena secara vertikal dilarang Allah SWT.

2). Akhlak, Tasawuf, dan Ilmu Kalam

Ilmu Kalam adalah Ilmu yang membicarakan mengenai wujud Allah SWT, sifat-sifat yang mesti ada pada-Nya, sifat-sifat yang tidak ada pada-Nya, sifat-sifat yang mungkin ada pada-Nya, hingga Rasul Allah untuk menetapkan kebenaran akan kerasulannya.

Ø  Persamaan dan Perbedaan Akhlak, Tasawuf, dan Ilmu Kalam

- Kajian yang mempunyai dasar pijakan yang sama, yaitu Al-Qur’an dan hadits;

- Objek Materiil kajian keduanya sama, yaitu manusia.

Ø  Perbedaan Akhlak, Tasawuf, dan Ilmu Kalam :

- Akhlak : Objek formal kajiannya adalah hubungan horizontal

- Tasawuf : Objek formal kajiannya adalah hubungan vertikal

- Ilmu Kalam : Objek formal kajiannya adalah Keyakinan dan aqidah yang benar kepada Allah SWT.

Ø  Hubungan Akhlak, Tasawuf, dan Ilmu Kalam

3). Akhlak, Tasawuf, dan Filsafat

Filsafat : Kebebasan berpikir manusia terhadap segala sesuatu tanpa batas dengan mengacu pada hukum keraguan atas segala hal.

Ø  Hubungan Akhlak, Tasawuf, dan Filsafat

Ø  Agar Filsafat tidak menghasilkan sesuatu yang deduktif-idealistis, dimana kebenaran hanya mengangkasa, diperlukan nalar intuisi (tasawuf) untuk menjadikan kebenaran filsafat bisa lebih terinternalisasi dalam penghayatan iman yang sempurna.

Agar tasawuf tidak terjebak kepada fatalistis dan dominasi mitos, maka filsafat menjadi sesuatu yang sangat diperlukan untuk melengkapi tasawuf

4). Akhlak, Tasawuf, dan Psikologi

Psikologi adalah Ilmu yang mempelajari jiwa seseorang melalui gejala perilaku yang dapat diamati.

Ø  Perbedan Mendasar Tasawuf dan Psikologi

a.       Tasawuf

- Orientasi studi pada manusia sebagai objek materiil melalui pembentukan kondisi psikisnya dengan nuansa sifat-sifat ilahiyah:

- Kondisi jiwa yang masih belum sempurna menjadi kewenangan tasawuf untuk membentuknya.

b.      Psikologi

- Banyak mengorientasikan kajiannya pada fenomena dan realitan perilaku manusia sebagai refleksi dari kondisi psikisnya

- Kewenanganya pada pernyataan jiwa yang bersifat lahiriyah.

Ø  Hubungan Akhlak, Tasawuf, dan Psikologi

Tasawuf dan psikologi sama-sama menjadikan jiwa manusia sebagai obiek kalian > Akhlak menjadi penting untuk menyertainya > Karena aktivitas horizontal yang menjadi kajian ilmu akhlak lahir dari pernyataan jiwa yang masih memerlukan penyempurnaan melalui shofiyatul qolb yang menjadi kajian tasawuf.

No comments:

Post a Comment

MAQAMAT DALAM TASAWUF : MA'RIFAT DAN RIDHLO

MAQAMAT DALAM TASAWUF : MA'RIFAT DAN RIDHLO  Oleh : Qonita Salma Safira (21311103) A. MA'RIFAT 1. DEFINISI MA’RIFAT  Secara bahasa b...